FF/SHINEE/LOVE IN FIRST SIGHT/STRAIGHT/ONE SHOT

oke ….ni ff pertamaku.

keseringan baca punya orang, jd pengen nyoba buat ff.

 

so….please RCL…..

*maksa*

 

 

Cast:

kim ki bum shinee

shin ha mi a.k.a. “you”

member shinee “other”

 

 

Kenapa lama sekali..?

Apa hari ini tdk ada kuliah..?

 

Namaku kim ki bum, tp orang2 lbh sring memanggil ku key. Hari ini aku di sini lagi, yach d bangku taman depan fakultas ku. Mungkin bisa di bilang ini sudah menjadi rutinitasku tiap hari d 2 bulan trakhir ni sjak aku bertemu dgn gadis itu.

 

FB ON

 

hari itu aku agak tergesa2 berjalan d koridor kampuz, yach telat, sudah hampir tiap hari. Tidak memperhatikan jalan yg kulewati hnya ingin cpat sampai d klas ku sblum si botak itu tambah marah jika aku telat lebih lama lagi. Dosen yg disiplin, beda dgn dosen2 lain yg hanya makan gaji buta.

 

Buukkhh….

Tak sengaja aku menambrak seseorang, entah aku yg tdk memperhatikan jalan atau dia yg meleng.

 

“mianhae…”

suara itu, akh..lembut, merdu. Saat ku lhat wajahnya, omo…neomu yeoppo…

Aku sempat tertegun sejenak, saat ksadaran ku kmbali dia sudah pergi. Huhh..belum sempat bertanya namanya atau setidaknya bilang gwencanha…

 

FB OFF

 

sjak saat itu aku terus menunggunya d sini, d taman ini, mlihat nya dari jauh. Tiap hari memperhatikannya, mlihat setiap ekspresi wajahnya dan menyimpan dlm memori otak ku yg hanya terisi olehnya.

“cinta pada pandangan pertama…?” mungkin saja. Tanpa tau namanya,

choahe…senyum adalah kesempurnaan.

Saranghae…ingin slalu menjaga senyum itu agar tetap menghiasi bibir tipisnya.

 

Sampai kapan terus begini..?

Entahlah…takut untuk menyapanya…

Terlalu dingin…

Tatapan itu..? Selalu berubah setiap melihat namja. Dingin…seolah tdk memiliki keinginan untuk mengenal, memperhatikan saja tidak.

“princess ice”…dia milik ku.

Mwo..? Ani…tapi tdk ada salahnya berharap.

 

“menunggunya lagi….?”

entah sejak kapan si keroro ini tlh duduk d smpingku. Hanya dia dia yg tau tentang gadis ku.

“sebaiknya cepat kelapangan, yg lain sudah menunggumu. Jgn sampai si cengeng taemin menangis karna menunggumu.”

hampir lupa kalau hari ini ada latihan basket.

 

“apa semua sudah berkumpul…?”

hanya tidak ingin membuang waktu untuk menunggu lagi.

 

“taemin dan jjong hyung sudah dsana. Kalau si sangtae itu sedang memjemput dongsaeng nya di fakultas musik, katanya ingin menonton kita main.

Ayolah…lanjutkan pengintaianmu besok saja..”

 

pengintai…? Yach secara tidak sadar aku memang sudah menjadi paparazi baginya.

 

“baiklah…ayo kita pergi…”

 

kulangkahkan kakiku. Gontai, sehari tak melihatnya rasanya …rindu.

“my princess…bogosipho”

hanya terlalu menginginkannya…

 

“minho”

 

“eum”

 

“jebal, jgn sampai yg lain tau tentang ini”

lirih, masih terlalu lelah dgn prasaan ini.

 

“tenanglah…aku tidak akan membiarkanmu jd bahan tertawaan. Apa kata yg lain kalau tau seorang playboy key mati kutu jika berhadapn dgn seorang yeoja. Sampai bicara saja tidak sanggup…hahahahaha”

 

huh…menyebalkan sekali si keroro ini.

=========

 

“hyung, knp lama sekali…”

 

seru taemin ketika aku telah sampai d lapangan.

 

“mian, tadi bajuku ketinggalan d kelas. Ayo kita mulai…”

hanya tidak ingin s magnae itu bertanya lagi. Ku ambil bola dari tangannya, memantulkan, sedikit melompat dan hup…masuk ke ring. Biasa saja…sama sekali tidak bernapsu untuk bermain hari ini.

 

“kenapa belum bergerak juga…?!!”

sedikit kesal melihat tim ku masih duduk santai d samping lapangan.

 

“tunggu onew hyung dulu hyung…!!!”

triak si magnae kemudian melanjutkan obrolannya dgn yeoja d sampingnya.

” omo..sejak kapan dia mulai genit dgn yeoja. Lhat saja tangannya yg merangkul yeoja centil itu. Apa sudah mulai menular penyakit kami para hyungnya…

Huh…kenapa si tofu itu lama sekali. Bukankah kelas musik tidak terlalu jauh dari sini. Pasti kecantol yeoja lagi, huh…separah itukah kami..?

 

‘DEG

 

dua gadis yg sedang bersama onew hyung itu, bukankah salah satunya adalah princess ku. Kenapa dia mesra sekali dengan onew…

Apa jangan2…..?

 

Appo….kenapa sakit sekali. Memikirkannya saja terasa sakit. Omo, nae gaseumi neomu appo, jeongmal appoyo…

 

Ya tuhan, apa benar dia yeojachingunya..?

 

“mian…aku lama. Bisa kita mulai sekarang”

 

latihanpun di mulai, sampai 30 menit latihan belum satu point bisa ku tambah buat tim ku. Entah sudah berapa kali jjong hyung memarahiku, tp apa peduli ku. Sekarang prasaanku sedang kacau. Bagaimana bisa dia sedekat itu dgn onew, bahkan aku tidak melihat tatapan dingin itu saat dia melihat onew. Huh…bisa gila aku….

 

Jeongmal, neomu appoyo…

 

=======

 

sejak saat itu aku tidak pernah lagi menunggunya d taman. Bukan karna aku lelah, tapi melihatnya dengan onew waktu itu aku yakin mereka pasti punya hubungan yg….yah pasti lebih dari sekedar teman.

 

“key, kau disini rupanya..”

 

sial, bagaimana bisa dia menemukanku. Sekarang aku sedang berada di tempat favorite ku d atap gedung fakultas. Jika sedang sedih aku akan menenangkan hatiku d sini.

Kubuka jaket yg menutup mukaku dan berpaling untuk melihatnya.

 

‘DEG

 

omma…kenapa sakit sekali, ternyata dia tidak datang sendiri.

Appo….bisakah tidak menggengam jemari itu dihadapanku.

Neomu appo…dia gadisku.

 

“key, bisa tidak membantuku. Aku tidak tau harus meminta bantuan siapa lagi. Minho sedang ada urusan, taemin ada jadwal kuliah, dan jjong kau tau lah bagaimana dia,aku tidak percaya padanya. Tadi tolong kau bantu aku mengantar ha mi pulang. Aku sedang ada janji dgn dosen pembimbing ku.”

jelasnya panjang lebar.

Apa katanya..? Mengantar ha mi…? Apa tidak takut kalau aku….

 

“tapi hyung..?”

“tidak ada tapi2an, kau harus membantuku, pastikan dia sampai dengan selamat. Aku sudah hampir telat”

 

baiklah, sikap sok mengaturnya sudah mulai kumat. Tapi apa aku bisa bertahan….

 

” mianhae chagi, tidak bisa mengantar..”

 

“ne, gwenchanha oppa…”

 

chagi..? Oppa..? Omma…rasanya seperti tertusuk ribuan jarum. Sakit, kenapa perih sekali….

Ottokhe…?

========

 

sekarang tinggal kami berdua.

Oke, aku harus cepat2 mengantarnya. Jgn sampai aku kehilangan akal sehatku dan melupakan kalau onew itu sahabatku.

 

“mari ku antar, kamu tinggal dmn..?”

tuhan…kenapa kaku sekali. Ini pertama kalinya aku bicara dgn nya, rasanya…gugup.

 

“bisa tidak kita disini sebentar…?”

 

suara itu..masih terasa merdu sama seperti pertama kali mendengarnya.

 

Dia berdiri disamping pagar pembatas atap gedung ini. Menutup mata menikmati sapuan angin yg membelai wajahnya. Rambutnya yg panjang menari seiring hembusan angin yg menerpanya. Tau kah dia saat ini dia sangat….

 

“yeoppo”

ups…kenapa bisa keceplosan. Babo namja…apa dia mendengarnya.

 

“hah…gomawo” ucapnya.

Jebal, jgn sperti ini. Ini terlihat sangat manis.

 

“pasti onew hyung sering mengatakannya”

 

entah kenapa aku masih ingin memastikan hubungan mereka.

“ne”

sudah pasti, bukankah onew hyung kekasihnya.

“apa hubungan kalian sudah lama..?”

apa yg kau lakukan namja babo, apa benar2 ingin menghancurkan hatimu.

“ne,sejak SMP.omma dan ahjumma teman baik. Oppa selalu melindungiku. Dia juga sangat lucu, choahae…”

 

“apa kalian dijodohkan? Zaman sekarang banyak kejadian seperti itu”

 

michyo…apa kau sudah gila key. Sekarang kuatkan hatimu, jgn sampai menangis didepannya.

 

Hiks…

 

Omo..!kenapa dia menangis..?

Apa ada yg salah dengan pertanyaanku..? Yach…kau salah key, terlalu ingin tau urusan orang lain.

Aku mendekatinya, mencoba menghapus air mata yg mulai mengalir deras dipipinya. Aku tidak suka melihatnya begini.

“uljima, ne. Mian kalau pertanyaanku menyakitimu, aku tidak bermaksud untuk itu”

 

“tidak bisakah tidak berpura2 lagi KIM KI BUM”

 

berpura2..? Maksudnya apa..? Kenapa senang sekali saat dia menyebut namaku.

MWO..? KIM KI BUM..? Bukan KEY..? Tau dari mana dia namaku, bukankah kami belum kenalan.

“maksud mu..?aku tidak mengerti..”

“bisa tidak jangan menyakitiku key..”

jeongmal, aku tidak mengerti. Sekarang siapa sebenarnya yg tersakiti.

“aku sakit melihatmu bersikap seolah tidak mengenalku, key”

 

terdengar sangat lirih, mampu membungkam mulutku sampai tdk bisa bicara.

“kenapa berhenti..?

“Kenapa menghindar akhir2 ini..?…”

“menghindar? Aku tdk mengerti, sbnarnya maksudmu apa…?

 

“apa kau ingin mengatakan semua yg kupikirkan slama ini salah..? Apa kau ingn bilang kalau yeoja yg kau perhatikan dr taman itu bukan aku..? Atau kau ingin bilang minho berbohong padaku…? Hiks ”

 

air mata itu terus mengalir, jeongmal aku tidak tega melihatnya begini. Ingin rasanya membenamkan wajah itu dlm pelukan ku, dan bilang ” jgn menangis lg, aku terluka melihatmu begini”. Tapi apa yg aku lakukan, aku hanya bisa berdiri kaku d depannya.

Tunggu..! Minho..? Apa yg dia katakan pada hami..? Apa dia mengatakan kalau aku…

 

” knp diam key, apa benar semua itu bohong..? Minho membohongiku..? Apa benar kau tidak…”

 

CHU~

 

knp bisa senekat ini..? Entahlah, aku sudah tdk bisa memendamnya. Tubuhnya bergetar, aku bisa merasakannya. Mungkin ini pertama kalinya dia berciuman. Bukan salahku, dia terlalu banyak bicara dgn semua pemikiran bodohnya, ini adalah cara yg lbh efektif untuk membungkam mulutnya.

Dan benar saja, dia masih terdiam setelah aku melepaskan ciumanku. Mungkinkah dia syok..? Entahlah….

 

“sekarang dengarkan aku”

 

aku mulai membuka mulutku, kedua tanganku menggenggam erat bahunya. Hanya ingin perhatiannya tertuju padaku.

 

“memang benar aku selalu memperhatikanmu, sejak hari itu saat aku tdk sengaja menabrak mu. Ingin rasanya mendekatimu dan bicara padamu. Tapi, aku tidak tau caranya bagaimana. Kau terlalu dingin pada setiap namja. Aku takut jika mendekatimu kau malah menghindariku. Itu akan terasa lebih sakit dari sekedar melihatmu dari jauh.”

 

ku coba menarik nafas mengumpulkan semua keberanianku. Yah..sekarang harus dikatakan semuanya. Tidak ingin tersiksa lg, onew hyung…MIANHAE.

 

” aku berhenti bukan karna aku lelah, tp melihatmu dgn onew itu sangat menyakitkan. Caramu melihatnya…aku ingin itu hanya milikku. Aku cemburu…tapi apa yg bisa aku lakukan, aku bukan siapa2 bagimu. Bahkan kau tdk mengenalku. Apakah ada yg lebih menyedihkan dari aku, mencintai seseorang yg tidak menyadari keberadaanku.”

 

 

 

“SARANGHAE…NEOMU SARANGHAE…. Tapi apa yg harus aku perbuat dgn perasaan ini. Ada onew disisimu, dan dia sahabatku. Apa yg harus aku lakukan…?

Katakan….!!!!”

 

sedikit mengoyangkan bahunya, aku benar2 frustasi saat ini.

 

” apa kau berpikir kalau aku berpacaran dgn nya…! ”

 

pertanyaan apa itu..? Bukan kah sudah pasti ia.

 

“bukankah itu memang benar”

 

huh…sakit sekali mengakui kenyataan ini.

 

“babo….”

 

mwo…?

Mulutku ternganga mendengar ucapannya. Gurae, aku memang bodoh karena mencintai kekasih sahabatku.

 

“siapa yg mengatakannya padamu…?”

 

bukankah tadi…

 

“kau yg mengatakannya, bukankah sikapmu padanya sudah menunjukkan kalau kalian punya hubungan yg serius”

 

appo….kenapa masih terasa sakit sekali mengakuinya.

 

“babo, kau cuma bertanya sejak kapan kami berhubungan.”

 

huh…aku tidak mengerti. Apa sebenarnya maksudnya.

 

” omma dan ahjumma berteman baik. Aku sudah menganggap onew sebagai oppa ku. Dan dia juga menganggapku sbg dongsaengnya. Sudah seperti keluarga. Lagi pula, bagaimana bisa kau berpikir aku berpacaran dgn playboy sangtae itu.”

 

MWO..?

 

“MWO…jd kalian bukan couple..?”

 

“ani…”

 

“aku sudah salah paham slama ini”

 

“ne”

 

Babo namja….! Kenapa kau lupa, bukankah waktu itu minho bilang kalau onew sedang menjemput dongsaengnya yg ingin menonton permainan basket kami. BABO…BABO…BABO…..

 

Aku segera berlutut dihadapannya, terserah orang merasa ini kuno. Bukankah…aku memang selalu terlihat bodoh d depannya.

 

” be my girl, SARANGHAE…..”

 

 

aku bisa melihat senyum menghiasi bibirnya, MANISNYA…. Ingin rasanya melahapnya lagi *oppa genit, g’ rela….PLAKK. Reader ‘bukannya loe yg buat’ /abaikan”

 

“ne, nado saranghae”

 

aku segera berdiri * cape jg berlutut bgini, lain kali cari cara lain / abaikan* dan segera kupeluk tubuhnya. Menggoyangnya kekiri, kekanan, serong kiri, serong kanan, atas, bawah *PLAAK..CUKUP..author mulai sarap*

 

SENANGNYA…

 

“oppa, bisa tidak menurunkanku. Apa tidak berat”

 

“ne chagi, mianhae….”

 

chagi..? Ya…bukankah sekarang dia milikku. Hanya milik KIM KI BUM seorang.

Stelah ini aku harus berterima kasih pada minho. Hei…aku bukan orang yg tidak tau trimakasih seperti boyband plagiat yg mengcopy boyband SUJU dan SHINEE asal korea. Seenaknya saja meniru kemudian dibilang banci. Huh…aku sangat membenci mereka.

*abis cintanya d trima key mulai gila, BUKkk…ditimpuk reader*

 

 

apakah kamu percaya dgn LOVE AT FIRST SIGH….????

Aku…..IYA

 

 

~END~

 

 

 

hehehehhe……………

gejekah………….?????????????

 

About Mitha_jinkibum

I LOVE SHINEE I LOVE SUPER JUNIOR I LOVE DBSK I LOVE SS501 I LOVE BIGBANG I LOVE ANYTHINK ABOUT KOREA
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s